UNDUH JADWAL DOKTER

Cari Dokter

Spesialis
 

Nama


bergabung di komunitas kami

GAWAT DARURAT

021 588 5100

OPERATOR
021 588 0911
021 5035 0911

APPOINTMENT CENTER
021 588 0911


Berita » Batuk Berdarah / Hemoptisis

Batuk Berdarah / Hemoptisis

10 Apr 2017





BATUK DARAH/ HEMOPTISIS

Dr. Booby Singh, Sp.P, M.Kes

 

Definisi batuk adalah ekspirasi yang eksplosif sebagai mekanisme normal untuk membersihkan jalan napas dari dahak atau benda asing. Batuk darah/ hemoptisis adalah batuk yang disertai dengan darah yang berasal dari saluran napas bagian bawah. Batuk darah bukan merupakan suatu diagnosa, namun batuk darah lebih kepada suatu gejala dari penyakit dasar sehingga penyebabnya harus dicari melalui pemeriksaan lebih lanjut. Batuk darah apalagi batuk darah yang banyak (massif) memerlukan penanganan yang cepat dan tepat karena dapat mengganggu pernapasan dan dapat mengganggu kestabilan hemodinamik penderita sehingga bila tidak ditangani dengan baik dapat mengancam jiwa.

Batuk darah identik dengan penyakit tuberkulosis (TB), namun tidak selalu batuk darah pasti karena TB. Penyebab batuk darah bermacam-macam, salah satunya adalah TB. Penyebab batuk darah antara lain karena infeksi, kelainan paru, neoplasma (keganasan), kelainan hematologi, kelainan jantung, kelainan pembuluh darah, trauma, iatrogenic (tindakan bronkoskopi, biopsi paru, dll), kelainan sistemik, obat-obatan, atau lain-lain seperti endometriosis, bronkiolitiasis, fistula bronkopleura, benda asing, hemoptisis kriptogenik, dan amiloidosis.

Berdasarkan penyebabnya, batuk darah dibedakan menjadi batuk darah idiopatik (penyebabnya tidak diketahui) dan batuk darah sekunder (penyebabnya dapat dipastikan). Menurut Pursel, batuk darah dibedakan berdasarkan jumlah darah yang keluar menjadi derajat 1 (bloodstreak), derajat 2 (1-30 ml / 24 jam), derajat 3 (30-150 ml / 24 jam), derajat 4 (150-500 ml / 24 jam), massive (> 500 ml / 24 jam).

Perlu diketahui bahwa batuk darah berbeda dengan muntah darah. Selain berbeda penyebab, penatalaksanaannya pun berbeda sehingga sangat penting untuk dapat membedakan kedua hal tersebut. Batuk darah mempunyai ciri-ciri berbuih, berwarna merah segar, rasa tidak enak di tenggorokan, kadang disertai anemia, buang air besar berwarna normal. Sedangkan muntah darah mempunyai cirri-ciri tidak berbuih, berwarna merah kehitaman, mual, selalu disertai anemia, buang air besar dapat berwarna hitam.

Periksakanlah diri anda ketika mengalami gejala seperti batuk disertai dengan dahak bercampur darah, batuk dengan volume darah cukup banyak, batuk darah disertai gejala turun berat badan dan hilang nafsu makan, batuk darah disertai dengan gejala sesak napas, demam, pusing, berkeringat di malam hari, dan nyeri dada, batuk darah disertai dengan urin atau kotoran yang juga bercampur dengan darah, batuk darah yang berlangsung lebih dari seminggu, serta batuk darah yang sering muncul dan hilang.

Penanganan batuk darah mempunyai tujuan untuk mengilangkan sumbatan jalan napas karena darah beku, menghentikan perdarahan, dan menghentikan penyebaran infeksi. Prognosis pada penderita batuk darah tergantung pada banyaknya darah yang keluar, penyakit yang mendasari, dan penanganan yang dilakukan.