UNDUH JADWAL DOKTER

Cari Dokter

Spesialis
 

Nama


bergabung di komunitas kami

GAWAT DARURAT

021 588 5100

OPERATOR
021 588 0911
021 5035 0911

APPOINTMENT CENTER
021 588 0911


Berita » Mengenal Lebih Jauh Gangguan Pencernaan (Gangguan Lambung)

Mengenal Lebih Jauh Gangguan Pencernaan (Gangguan Lambung)

08 Mar 2017





Dr. Margareth Garcia dan Dr. Riki Tenggara, Sp.PD-KGEH

 

Mungkin Anda pernah merasakan tidak nyaman pada bagian ulu hati, mual atau bahkan muntah setelah makan makanan yang bersifat asam, pedas, berminyak dan bersantan atau akibat pola makan yang tidaks eimbang. Nyeri ulu hati yang tidak kunjung sembuh dengan pengobatan, bersifat menetap atau berulang perlu diwaspadai serta diperiksa lebih lanjut.

Penyakit saluran cerna bagian atas

Nyeri ulu hati tidak selalu diakibatkan oleh sakit maag. Berikut ini adalah beberapa penyakit yang dapat terjadi pada saluran cerna bagian atas:

  • Radang pada pankreas, empedu, saluran empedu
  • Tukak atau luka pada lambung
  • Tukak atau luka pada usus 12 jari
  • Serangan jantung terutama pada jantung bagian bawah
  • Keganasan atau kanker pada lambung
  • Gejala awal radang usus buntu

Salah satu pemeriksaan lanjutan yang perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab nyeri ulu hati adalah gastroskopi atau teropong saluran cerna bagian atas.Gastroskopi merupakan metode yang digunakan untuk mengevaluasi, mendiagnosis bahkan melakukan terapi bagi penderita gangguan pencernaan bagian atas dengan menggunakan selang tipis (dilengkapi dengan sumber cahaya dan kamera khusus dimasukkan melalui mulut). Sebelum tindakan teropong saluran cerna bagian atas tersebut, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu tindakan tersebut.

Gastroskopi

Persiapan yang harus dilakukan sebelum tindakan gastroskopi adalah tidak makan minum selama 6 jam sebelumnya. Apabila Anda sedang mengkonsumsi obat-obatan,diskusikankonsumsi pengobatan tersebut dan rencana Gastroskopi.Terdapat beberapa indikasi atau kondisi yang disarankan untuk menjalankan pemeriksaan gastroskopi:

  • Gejala gangguan pencernaan yang menetap setelah pemberian obat-obatan
  • Gejala gangguan pencernaan yang disertai dengan gejala lain atau tanda lain seperti penurunan berat badan atau individu dengan usia lebih dari 45 tahun
  • Sulit menelan dan nyeri menelan
  • Gejala naiknya asam lambung (terasa panas di dada, terasa asam di tenggorokan pada pagi hari) yang menetap atau berulang
  • Muntah berulang yang tidak diketahui sebabnya
  • Riwayat perdarahan atau luka di saluran cerna
  • Riwayat penggunaan pengencer darah
  • Penggunaan obat anti nyeri dalam jangka waktu lama
  • Perdarahan saluran cerna yang ditandai oleh adanya muntah coklat dan buang air besar hitam seperti aspal atau kondisi yang dicurigai mengalami perdarahan saluran cerna
  • Riwayat minum atau makan zat kimia berbahaya
  • Riwayat terapi varises saluran cerna