UNDUH JADWAL DOKTER

Cari Dokter

Spesialis
 

Nama


bergabung di komunitas kami

GAWAT DARURAT

021 588 5100

OPERATOR
021 588 0911
021 5035 0911

APPOINTMENT CENTER
021 588 0911


Berita » Brain Gym - Anda Sering Lupa?

Brain Gym - Anda Sering Lupa?

27 Sep 2016





‘Pa, kunci mobil ditaruh dimana?’

‘Di meja dekat pintu, ma, itu kan biasa mama taruh disitu…’

 

Seringkah anda mengalami lupa menaruh barang selama hidup sehari-hari? Gejala lupa ini hanya salah satu tanda kemungkinan adanya demensia. Jangan terlalu cepat menyimpulkan bahwa anda atau anggota keluarga anda mengalami demensia.

 

Salah satu penyebab terpenting dan paling sering menunjukkan anda sering lupa biasanya adalah kerja otak yang terlalu berlebihan atau stress tinggi melanda. Hal ini membuat anda harus merelaksasi otak dengan senam otak. Senam ini juga dapat diterapkan pada lansia yang selalu khawatir atau bahkan sudah didiagnosis sebagai demensia.

 

Senam otak atau dikenal dari istilah brain gym, merupakan serangkaian gerakan sederhana untuk meningkatkan kemampuan otak untuk belajar. Otak tidak pernah berhenti belajar dari sejak dilahirkan sampai kita tutup usia, tetapi kemampuan belajar itu biasanya dipengaruhi seberapa gesit otak kita mengatur lalu lintas informasi yang bertumpang-tindih di dalam otak. Setiap rangsangan yang kita terima dan diteruskan ke otak harus ditanggapi dengan prioritas yang tepat, sehingga otak yang relaksasi menjadi prioritas untuk menghasilkan reaksi yang optimal.

 

Senam otak biasa dimulai dengan meminum segelas air putih. Tujuannya adalah meningkatkan konsentrasi, mobilitas dan kemampuan berpartisipasi sosial, serta meningkatkan koordinasi otak dan tubuh. Lakukan minum air secara perlahan sambil menghargai setiap tahap menyesap air di dalam mulut, kemudian mendorong air ke belakang mulut hingga menelannya dengan baik.

 

Tahap kedua senam otak dilanjutkan dengan mengaktifkan otak lewat titik tertentu (brain button) yaitu di perut dan area dada bagian depan. Selama menekan kedua area tersebut, bernapaslah secara teratur minimal 4 siklus menarik dan membuang napas secara perlahan. Setiap siklus napas akan terasa bahwa udara mencapai otak secara optimal.

 

Setelah otak aktif, tahap ketiga senam otak diaktifkan dengan gerakan cross crawl, yang bertujuan melatih keseimbangan tubuh, dan keterampilan gerak tubuh. Gerakan dapat dilakukan dengan posisi duduk maupun berdiri, dengan menyentuhkan anggota gerak atas dan bawah secara menyilang.

 

Tahap keempat dilakukan untuk merelaksasi dengan menyentuh titik positif otak kita. Gunakan kedua tangan untuk menyentuh area diatas mata di kedua sisi kening. Tutup mata dan bernapas perlahan hingga terasa denyut nadi di area yang disentuh melambat dan menjadi teratur. Tahap ini dapat dilakukan juga pada individu yang berontak dan tidak bisa tenang.

 

Tahap berikutnya yaitu mengaktifkan area berpikir dengan gerakan thinking caps, yang bertujuan melatih pengertian bahasa dan memperbaiki pernapasan. Gerakan dilakukan dengan mengusap kedua telinga dimulai dari paling atas hingga telinga bagian bawah.

 

Setiap gerakan diatas dapat dilakukan dengan berbagai modifikasi tergantung setiap kondisi yang dihadapi. Apabila anda ingin mendapatkan pelatihan mengenai senam otak maka dapat menghubungi tenaga kesehatan terdekat anda untuk dilatih sebelum anda melakukannya pada orang lain.

 

Cara lain senam otak dapat dilakukan juga dengan melakukan kegiatan yang menantang kemampuan mengingat, memecahkan masalah, mengambil keputusan melalui berbagai permainan, seperti bermain kartu bridge, Sudoku, teka-teki silang, maupun kegiatan menikmati perjalanan, merajut, atau berkebun dan lain sebagainya. Upayakan anda memakai setiap lekuk otak kita sampai kapan pun, walaupun sudah tidak bekerja. Latih tubuh anda melalui berbagai kegiatan olahraga sehingga otak akan tetap terpakai dengan baik.

 

Penulis : Dr.Agatha Narinda Dhaniarti Mulyo, Sp.KFR