UNDUH JADWAL DOKTER

Cari Dokter

Spesialis
 

Nama


bergabung di komunitas kami

GAWAT DARURAT

021 588 5100

OPERATOR
021 588 0911
021 5035 0911

APPOINTMENT CENTER
021 588 0911


Berita » Penyakit Rematik Asam Urat (GOUT)

Penyakit Rematik Asam Urat (GOUT)

08 Oct 2012





Apa itu gout?

Gout=pirai adalah bagian dari penyakit reumatik yang diakibatkan oleh kondisi hiperurisemia (peningkatan kadar asam urat akibat gangguan pada metabolisme asam urat). Karena sebagian besar menyerang sendi, maka disebut artritis gout = peradangan pada sendi akibat gout

 

Epidemiologi ?

Di Indonesia prevalensi hiperurisemia kira-kira 2,6-47,2% (variasi pada berbagai populasi). Sedangkan gout juga bervariasi antara 1-15,3% :

Pada suatu studi didapatkan insidensi gout :

  • 0,1% pada kadar <7 mg/dL
  • 0,5% pada kadar 7-8,9 mg/dL 
  • 4,9% pada kadar asam urat darah >9 mg/dL à Insidensi kumulatif gout mencapai angka 22% sete­lah 5 tahun, pada kadar asam urat >9 mg/dL

Pada umumnya menyerang laki-laki (90%) usia dewasa muda sekitar 40 tahun, sedangkan pada wanita penyakit ini lebih banyak menyerang mereka yang telah mengalami menopause.

 

Bagaimana terjadinya hiperurisemia dan gout?

Asam urat ini merupakan hasil akhir perombakan purin. Purin merupakan salah satu zat yang ada dalam protein tertentu yang berasal dari asupan makanan, maupun proses metabolism dalam tubuh sendiri. Sekitar dua pertiga jumlah asam urat yang terbentuk akan dikeluarkan melalui air seni dan sepertiganya melalui saluran cerna. Gangguan dapat terjadi pada produksinya yang berlebihan atau pembuangan yang terganggu, atau keduanya.

 

Apa faktor resiko?

  1. senang makan makanan yang banyak mengandung purin seperti jeroan, dan makanan dalam kaleng,
  2. peminum alkohol,

trauma ringan pada sendi terutama sendi ibu jari kaki,

kadar asam urat yang tinggi dalam darah

pemakai obat diuretik (pelancar kencing dan obat penurun tekanan darah golongan HCT) dan kurang minum,

faktor genetik / turunan

ketidakpatuhan pasien terhadap pengobatan dan sebagainya.

 

Benarkah ada suku atau ras tertentu yang sering terserang penyakit gout?

Benar. Hasil penelitian epidemiologi menunjukkan ada ras tertentu yang mempunyai kecenderungan terserang penyakit ini, yaitu bangsa Maori di Selandia Baru, bangsa Filipina dan bangsa-bangsa di Asia Tenggara. Walaupun demikian penyakit ini dapat dijumpai di setiap negara di dunia. Di Indonesia terdapat suku tertentu yang mempunyai kecenderungan terserang penyakit ini antara lain suku Minahasa dan Tapanuli.

 

Apakah keluhan nyeri, pegal, linu di sendi dan otot-otot selalu disebabkan oleh peningkatan asam urat dalam darah?

Tidak, itu mitos. Terdapat sekitar 150 jenis penyakit rematik dengan gejala utama yang hampir sama yaitu nyeri, sehingga harus dibedakan apa penybabnya dan akan menentukan terapinya. Artritis gout mempunyai tanda dan gejala klinis yang khas serta perlu beberapa pemeriksaan yang dapat memastikannya.

 

 

Tanda dan gejala ?

Artritis gout muncul sebagai serangan keradangan sendi yang timbul berulang-ulang. Gejala khas dari serangan artritis gout ialah pembeng-kakan, kemerahan, nyeri hebat, panas dan gangguan gerak dari sendi yang terserang yang terjadi mendadak (akut) yang mencapai puncaknya kurang dari 24 jam. Hampir 90 % serangan pertama terjadi pada sendi ibu jari kaki. Di antara 2 serangan artritis maka pasien merasa sehat dan tanpa gejala.

 

Serangan artritis gout biasanya dilukiskan pasien sebagai berikut : “Saya seorang pria berusia 40 tahun, badan sedikit gemuk karena saya senang makan. Sampai malam sebelum saya terserang artritis gout, saya merasa sehat tanpa gejala apa-apa. Malam itu saya menghadiri sebuah pesta perkawinan dimana resepsi dilakukan dengan cara berdiri (standing party}. Saya berdiri selama hampir 3 jam dengan menggunakan sepatu yang bagian depannya agak sempit. Pada pesta tersebut saya makan banyak antara lain udang bakar, sup kepiting, cumi, lidah, otak, sate hati, kambing guling, sejumlah emping dan minum 3 gelas coke serta sedikit alkohol. Pulang dari pesta saya langsung tidur di kamar tidur saya yang menggunakan AC tanpa merasa apa-apa. Menjelang pagi hari maka ibu jari kaki kanan tiba-tiba terasa sangat linu seperti ditarik-tarik sehingga saya tersentak dari tidur. Saya tidak menduga terjadi sesuatu pada diri saya, sehingga saya mencoba melanjutkan tidur akan tetapi gagal karena rasa nyeri makin bertambah bahkan ibu jari kaki saya bila tersentuh selimut terasa sangat sakit. Pada pukul 7.00 pagi saya turun dari tempat tidur, ternyata saya merasa sakit sehingga saya berjalan pincang ke kamar mandi. Waktu saya perhatikan ibu jari kaki mulai agak bengkak, agak merah dan agak panas. Saya mencoba mengurangi rasa sakit saya dengan obat warung tetapi tak berkurang. Sekitar pukul 09.00 badan saya meriang, pembengkakan dan kemerahan ibu jari kaki bertambah, saya memutuskan untuk tidak bekerja. Sepanjang hari saya menahan rasa nyeri sehingga nafsu makan saya berkurang. Sore hari pembengkakan, panas dan kemerahan di ibu jari kaki saya mencapai puncaknya, sehingga saya tidak mampu lagi berjalan kaki sendiri dan harus dibantu oleh orang rumah untuk berjalan. Saya memutuskan untuk mencari pertolongan dokter sore itu juga.”

 

 

Apa saja syarat seseorang dikatakan menderita penyakit gout?

Untuk dapat dikatakan seseorang menderita penyakit gout maka orang tersebut harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

  1. Mempunyai gejala yang khas penyakit gout.
  2. Mempunyai perjalanan yang khas penyakit gout.
  3. Ditemukan  asam urat dalam kadar tertentu (tinggi) di dalam darah.
  4. Hasil pemeriksaan secara mikroskopik dari cairan sendi atau tofus (benjolan asam urat) ditemukan kristal asam urat yang berbentuk seperti jarum.

Rontgen tidak terlalu membantu

 

Bagaimana perjalanan penyakit gout yang khas?

Terdapat 3 tahap :

  • Hiperurisemia asimptomatik
  • Tahap 1 : artritis gout akut, dengan gejala serangan artritis yang khas.
  • Tahap 2 : gout interkritikal, ditandai kondisi bebas serangan
  • Tahap 3 : artritis gout kronik bertofus, serangan nyeri yang berlangsung terus menerus disertai adanya tofus

 

Komplikasi ?

Ginjal : nefropati urat, nefrolitiasis (pada 10-25% dengan gout primer), gagal ginjal kronik

 

Tata laksana ?

Pengobatan penyakit gout dapat dibagi dalam 2 tahap :

  1. Tahap penekanan serangan radang sendi akut , biasanya dengan menggunakan obat-obatan seperti Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS) dan kortikosteroid oral atau injeksi sendi, kolkisin, kompres dingin
  2. Tahap pencegahan serangan radang sendi akut yang terdiri dari :
  • Mengubah gaya hidup  antara lain mengubah pola makan (pantang makanan tinggi purin dan alkohol) , mengurangi kegemukan, mencegah trauma pada sendi yang sering terserang dan banyak minum
  • Menggunakan obat penurun asam urat darah, seperti alopurinol dan probenesid.

 

Edukasi diet?

Seperti telah disebutkan diatas salah satu faktor yang menyebabkan peningkatan asam urat ialah makanan yang mengandung purin. Makanan apakah yang mengandung  banyak purin :

  1. Makanan yang berkadar purin tinggi yaitu 150-180 mg/100 g bahan makanan, seperti hati, ginjal, jantung, limpa, paru, otak, sarden, ekstrak daging, sehingga makanan dan minuman tersebut harus dipantang.
  2. Makanan yang mengandung purin 50 – 150 mg/ 100 g  bahan makanan, seperti daging , ikan, kerang, kacang-kacangan, kacang buncis,kembang kol, bayam, asparagus dan jamur, sehingga makanan ini harus dibatasi

Selain itu diketahui pula bahwa alkohol dapat menyebabkan pembuangan asam urat dalam urin terganggu, sehingga semua makanan dan minuman yang mengandung alkohol harus dipantang.

 

dr. Rudy Hidayat, SpPD-KR

Spesialis Penyakit Dalam (Rematologi)

RS Pantai Indah Kapuk