UNDUH JADWAL DOKTER

Cari Dokter

Spesialis
 

Nama


bergabung di komunitas kami

GAWAT DARURAT

021 588 5100

OPERATOR
021 588 0911
APPOINTMENT CENTER

021 588 5125


Berita » REMATIK : Sembuh Sendiri Atau Perlu Penanganan Dokter?

REMATIK : Sembuh Sendiri Atau Perlu Penanganan Dokter?

25 May 2012





Penyakit rematik/reumatik adalah salah satu penyakit yang banyak diderita orang.  Berikut ini beberapa pertanyaan yang sering diajukan pasien  kepada dokter, sekaligus menjawab keingintahuan banyak orang tentang reumatologi dan penyakit reumatik.

 

Apa itu rematik ?

Rematik adalah sekumpulan penyakit yang melibatkan sistem tulang, sendi, otot dan jaringan lunak di sekitarnya (ligamen, tendon, entesis), serta gangguan pada sistem imun (sistem kekebalan tubuh). Terdapat lebih dari 100 penyakit yang termasuk ke dalam kelompok rematik, dan sebagian besar mempunyai keluhan utama yang sama yaitu nyeri sendi. Jadi, seseorang dengan keluhan nyeri sendi harus dibedakan diagnosisnya. Satu diantara lebih dari 100 kemungkinan diagnosis yang berbeda-beda pengobatannya.

 

Jadi apakah betul jika seseorang didiagnosis mempunyai penyakit Rematik?

Penyakit Rematik bukan diagnosis akhir, harus ditegakkan satu diagnosis yang lebih spesifik, karena akan menentukan rencana pengobatannya.

 

Apakah banyak yang menderita penyakit rematik?

Sangat banyak, namun justru kebanyakan pasien tidak datang ke dokter. Mereka lebih suka minum obat sendiri atau jamu-jamuan.

 

Apa saja penyakit rematik dan penyebabnya?

Seperti sudah dikemukakan di atas bahwa terdapat lebih dari 100 penyakit rematik yang pada umumnya ditandai dengan nyeri sendi. Penyebab penyakit rematik sangat bervariasi mulai dari infeksi, autoimun, degeneratif, trauma berulang ataupun metabolik. Dan spektrumnya juga sangat beragam mulai dari yang paling ringan dan dapat sembuh sendiri (seperti tendinitis), sampai yang cukup berat dan dapat mengancam jiwa (seperti lupus eritematosus berat). Sedangkan sebagian besar kasus berlangsung kronik progresif (seperti osteoartritis).

    

     Terdapat beberapa penyakit rematik yang sering ditemui antara lain :

  • Osteoartritis/pengapuran
  • Artritis reumatoid
  • Artritis gout/pirai (asam urat)
  • Osteoporosis/pengeroposan tulang
  • Lupus eritematosus sistemik
  • Penyakit rematik ekstraartikuler (tendinitis, entesitis)
  • Fibromialgia
  • Artritis septik
  • TBC tulang atau sendi

 

Apakah setiap penderita penyakit rematik harus datang ke dokter?

Beberapa penyakit rematik yang ringan dan dapat sembuh sendiri (self-limiting disease), tentu bisa diobati sendiri oleh pasien (self medicine), dengan syarat memahami manfaat dan risiko obat tersebut.

    

     Tapi pada kasus seperti  :

  • Nyeri yang menetap (> 2 minggu), tidak hilang dengan obat nyeri biasa
  • Nyeri yang berulang, semakin sering, atau semakin memberat
  • Nyeri yang hebat tiba-tiba
  • Terjadi pada orang tua atau anak kecil
  • Badan tambah kurus, demam, pucat
  • Tanda keterlibatan saraf
  • Disertai keluhan yang melibatkan banyak organ yang lain

 

  maka orang dengan gejala-gejala di atas  perlu segera datang dan konsultasi dengan dokter umum , bisa juga dengan  internis dan reumatologis.

 

Apakah penyakit rematik berbahaya?

Sebagian penyakit rematik dapat sembuh sendiri, dan sebagian yang lain dapat menimbulkan komplikasi berupa kecacatan dan penurunan kualitas hidup. Sebagian kecil penyakit rematik  mempunyai risiko kematian seperti Lupus Eritematosus yang berat.

 

Apa itu reumatologi?

Reumatologi adalah salah satu cabang ilmu penyakit dalam yang mengkhususkan pendidikan, pelayanan dan penelitian tentang penyakit rematik.

 

Siapa itu reumatologis?

Reumatologis adalah seorang ahli penyakit dalam (internis) yang kemudian mendalami lagi bidang reumatologi sehingga menjadi konsultan reumatologi (reumatologis)

 

Dr.Rudy Hidayat,SpPD,KR

Spesialis Penyakit Dalam (Rematologi)

RS Pantai Indah Kapuk