UNDUH JADWAL DOKTER

Cari Dokter

Spesialis
 

Nama


bergabung di komunitas kami

GAWAT DARURAT

021 588 5100

OPERATOR
021 588 0911

APPOINTMENT CENTER
021 588 5125


Edukasi  »  Informed Consent  »  Informed Consent

Informed Consent







TATA CARA MENDAPATKAN SURAT

PERSETUJUAN / PENOLAKAN TINDAKAN

KEDOKTERAN

 

Pasien yang terhormat,

Instruksi berikut berisi tentang informasi umum dan saran mengenai kondisi anda yang dirancang sebagai panduan tentang cara terbaik untuk menjaga kesehatan anda. Dalam kasus tertentu anda mungkin menerima informasi yang berbeda/tambahan dari dokter, perawat atau ahli gizi. Anda disarankan untuk mengikuti informasi tertulis atau lisan khusus yang diberikan kepada anda  oleh dokter atau petugas kesehatan. Bila ragu silakan konfirmasi ulang.

 

 

Panduan sebelum mendapatkan informed consent atau persetujuan / penolakan tindakan kedokteran:

 

  • Sebelum anda membuat surat Persetujuan tindakan pastikan dan sudah menerima informasi dari dokter yang akan melakukan tindakan meliputi ,

                 1. Diagnosa penyakit

                 2. Rencana tindakan kedokteran

                 3. Indikasi Tindakan

                 4. Tata cara

                 5. Tujuan

                 6. Resiko dan komplikasi tindakan

                 7. Kemungkinan yang terjadi jika dilakukan atau tidak dilakukan tindakan (Prognosis)

                 8. Kemungkinan alternative tindakan  (manfaat dan resiko)

  • Tanyakan tentang hal-hal yang belum anda ketahui dan mengerti terkait dengan tindakan
  • Setelah anda jelas dan mengerti serta paham tentang tindakan tersebut, jika anda setuju selanjutnya tanyakan tentang biaya untuk tindakan tersebut
  • Setelah anda yakin dan setuju atau tidak setuju isi dan lengkapi serta tanda tangani surat persetujuan atau penolakan tindakan kedokteran
  • Bila pasien dalam keadaan tidak kompeten, mintakan  persetujuan atau penolakan kepada;

                 1. Orang tua si anak;  bila si anak lahir dari pasangan suami istri yang sah.

                 2. Ibu si anak; bila si anak lahir dari pasangan yang tidak sah hubungan perdata dengan si ibu.

                 3. Wali; orang tua angkat atau lembaga pengasuh yang sah berdasarkan undang-undang no 27 th 2004 tentang perlindungan

                     anak.

                4. Orang yang secara adat atau budaya dianggap sebagai wali si anak, dalam hal  tidak terdapat yang memenuhi No 1,2,dan 3

                     diatas.

  • Berikutnya ikuti prosedur dan syarat pengisian formulir persetujuan atau penolakan tindakan kedokteran dari petugas kami